Mengapa harus Menjadi Guru Penggerak❓

 


Dokumen Simulasi kegiatan Ekonomi


Menjadi seorang guru itu adalah panggilan.Ketika pertanyaan muncul, mengapa harus menjadi guru penggerak❓Saat itu juga, saya gundah gulana ketika mau mendaftar jadi guru penggerak. Saya belum memahami maksud dan tujuan seorang guru penggerak dan apa saja perannya. Namun saya hanya berpikir, saya ingin menambah wawasan tentang hal baru agar bisa saya manfaatkan di dalam pembelajaran di kelas. Saya pikir, makna penggerak adalah guru yang selalu aktif belajar dan mencari tahu tentang hal baru di dunia pendidikan dan bisa menerapkannya di dalam pembelajaran.


Setelah saya baca artikel, tanya dengan teman yang sudah lulus GP , akhirnya saya putuskan untuk ikut mendaftar CGP. Ternyata setelah mendapat pencerahan dari beberapa pihak, salah satu nilai dari guru penggerak adalah mandiri. Saya rasa, saya sudah menjadi guru mandiri saat ini, karena mengikuti beberapa pelatihan atas inisiatif sendiri bukan hanya tuntutan dari pihak dinas atau sekolah. Kemudian, saya juga termasuk guru yang cukup reflektif. Saya sering mengevaluasi secara mandiri semua kegiatan yang saya lakukan baik di kelas atau pun menjadi pembimbing dalam kegiatan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM).


Akan tetapi, nilai seorang guru penggerak bukan hanya mandiri dan reflektif, seorang guru penggerak, ternyata harus dituntut untuk memilki 6 nilai yaitu: Mandiri, Reflektif, Inovatif, Kreatif, Kolaboratif, dan berpihak kepada murid. Jika melihat dari keenam nilai tersebut, seorang guru yang belum mengikuti program CGP pun jika sudah memiliki nilia-nilai tersebut yang menginternal di dalam dirinya tentu dia sudah memilki nilai seorang guru penggerak. Setelah saya sadari, saya pun belum sepenuhnya memilki keenam nilai tersebut. Terutama nilai kolaboratif, Inovatif dan Kreatif.


Dengan berlandaskan hal tersebut, maka semakin yakin bahwa kita harus niatkan untuk selalu belajar meningkatkan kompetinsi kita sebagai pendidik dan masuk dalam komunitas Guru penggerak bersama orang-orang hebat lainnya. 

Menurut saya, Guru penggerak bukan sekadar syarat kenaikan karier dan jabatan, tetapi guru penggerak sebenarnya  guru yang konsisten berikhtiar menciptakan perubahan dan budaya positif di lingkungan sekolahnya, lebih jauh lagi lingkungan komunitas, masyarakat, bahkan Negara demi tercapai tujuan pendiikan dan mewujudkan siswa berkarakter (Istilah sekarang Profil Pelajar Pancasila).

Seorang guru penggerak bukan guru yang lebih hebat dari guru lainnya, guru penggerak adalah guru yang mau mencurahkan waktu dan pikirannya untuk kemajuan anak-anak didik agar mereka tergali potensinnya, mampu belajar secara merdeka sesuai dengan bakat dan minatnya, dan menemukan nilai dirinya sebagai manusia yang bermanfaat bagi diri, keluarga, dan masyarakat. 


Pada dasarnya Guru Penggerak dibentuk untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar. Guru Penggerak juga berperan dalam menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan guna mewujudkan pendidikan yang berorientasi pada peserta didik.

Guru Penggerak adalah agen-agen perubahan dalam dunia pendidikan

Melalui Program Guru Penggerak, pendidik dapat meningkatkan kompetensinya sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid. Menurut informasi, selama pelaksanaan program, guru akan dibimbing oleh instruktur, fasilitator, dan Pengajar Praktik yang profesional.


Akhirnya saya simpulkan “Mengapa Harus Jadi Guru Penggerak?” Saya jawab dengan Bismillah, doa, dan harapan semoga saya bisa istiqomah.

“Saya ingin ikut menjadi bagian orang yang berjuang untuk mewujudkan peradaban bangsa melalui pendidikan agar anak-anak saya (didik) kelak memiliki masa depan yang lebih baik,  indah dan bahagia.” Aamiin YRA.


Guru Mulya Karna Karya.


Esti Rahayu (Guru IPS)

SMP Negeri 2 Pulau Besar



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senjata Guru Era New Normal

Menyambut Tahun Ajaran Baru Adaftif Covid-19

Dipundak Guru Ada Wajah Masa Depan Anak Bangsa