Pengimbasan MI-ME dalam Pembelajaran IPS

 Workshop Membaca Intensif & Ekstensif Dalam Pembelajaran MGMP IPS Se-Kabupaten Bangka Selatan.


Forum MGMP IPS Wilayah 1 & 2 Kabupaten Bangka Selatan, kegiatan awal masa New normal pandemi covid-19,kembali bertatap & silaturrahmi antar guru IPS Se-Kabupaten Bangka Selatan.Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Bangka Selatan (Bpk. Sumadi, S.Pd, M.M), yang membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya,  Kepala Dinas menyampaikan, bahwa MGMP perlu dibangkitkan kembali, membuat sekertariat tetap, sehingga memudahkan untuk berkoordinasi dalam pemenuhan sarpras penunjang KBM IPS. Selain itu, perlu mengimplementasikan

3 pembiasaan seperti  literasi, numerasi dan karakter, sebagai acuan pelaksanaan AKM.


Sebagai Narasumber kegiatan adalah Pengawas SMP Dindikbud (Bpk. Drs. Binsar Lubis) dan Ketua Wilayah 1  MGMP IPS ( Sapari, S.Pd).

Beliau berdua, saling bersinergi dalam melengkapi materi  MI-ME.


Menurut Narasumber, Membaca intensif disebut teknik membaca untuk belajar.  Bahwa kemampuan membaca secara intensif memungkinkan pembaca untuk memahami teks, dan dapat menjadi kritis, interpretatif atau evaluatif pada tingkat lateral.


Dimana tahapan kegiatan membaca Intensif, terdiri dari;

Pra Baca, Ketika Membaca, Pasca Baca. 


Contoh strategi membaca intensif adalah

1.  "Adik Simba" (Apa,dimana,kapan,siapa,mengapa dan bagaimana).

2. Membuat Prediksi

3. Gambar dengan Caption

4. Skimming dan Scanning

5. Masalah Solusi


Strategi Literasi dalam mencapai kemampuan literasi pembelajaran, adalah;

  1. Menemukan Informasi

  2. Menginterpretasi & Mengintegrasi

  3. Mengevaluasi & Merefleksi.


Pada aspek kognitif, kemampuan membaca secara komprehensif dapat dikembangkan dengan teknik membaca intensif.

Program membaca intensif adalah upaya untuk memperluas dan meningkatkan keterampilan membaca kritis.

Perhatikan hal-hal yang penting untuk membaca dari masalah yang ada saat membaca, antara lain :

  1. Merumuskan masalah yang diterima untuk diskusi.

  2. Baca setiap kalimat dengan seksama dari awal hingga akhir bacaan.


Karakteristik Membaca Intensif.

Untuk membaca intensif memiliki karakteristik, sebagai berikut;


  1. Membaca untuk meraih tingkat pemahaman yang tinggi dengan harapan dapat mengingatnya dalam waktu relatif lama.

  2. Membaca dengan detail agar mendapat pemahaman seluruhnya yang meliputi isi dan bagian teks.

  3. Cara membaca ini sebagai dasar untuk belajar pemahaman yang lebih baik dan mengingatnya lebih lama.

  4. Membaca intensif tidak memakai cara membaca tunggal tetapi dengan berbagai variasi teknik membaca yakni scanning, membaca komprehensif, skimming dan teknik lainnya.

  5. Tujuan membaca intensif yakni pengembangan keterampilan dalam membaca dengan detail yang menekankan pada pemahaman kata, pengembangan kosakata, kalimat dan pemahaman seluruh dari isi wacana.

  6. Kegiatan ini melatih siswa membaca kalimat pada teks secar cermat dan dengan penuh konsentrasi, adanya kecermatan, sehingga menemukan kesalahan struktur, kosakata, serta penggunaan ejaan atau tanda baca.

  7. Kegiatan ini juga dapat melatih siswa untuk berpikir lebih kritis, kreatif dan inovatif.

Adapun manfaat membaca intensif antara lain:


  1. Pembaca menguasai isi teks secara mantap.

  2. Pembaca mengetahui latar belakang ditulisnya teks tersebut.

  3. Pembaca dapat mempunyai daya ingat yang lebih lama yang berhubungan dengan isi teks.


Jenis-Jenis Membaca Intensif

  1. Membaca Teliti

  2. Membaca Pemahaman

  3. Membaca Kritis

  4. Membaca Ide

  5. Membaca Bahasa Asing

  6. Membaca Sastra.


Tujuan membaca intensif adalah untuk mengembangkan keterampilan membaca dengan detail yang menekankan pada memahami kata-kata, mengembangkan kosa kata, kalimat, dan memahami seluruh isi wacana, saat Pembelajaran.


Untuk membaca Ekstensif, kita lakukan dalam kegiatan Ekstrakurikuler atau pembiasaan yang kita lakukan di sekolah melalui  GLS ( Gerakan Literasi Sekolah).


Alur topik Membaca Intensif & Ekstensif ;

  1. Gerakan Literasi Sekolah & AKM

            Pembiasaan membaca 15 menit 

  1. Pengembangan Kegiatan non Akademik, Ekskul

  2. Pembelajaran, Kegiatan Intrakurikuler melalui strategi literasi.


Alhamdulillah kegiatan pemula setelah pandemi covid-19 ini,  berjalan dengan baik, semua antusias, dan berkat kerjasama seluruh anggota yang berperan aktif dalam wadah MGMP IPS, mudah-mudahan kegiatan ini mampu membangkitkan semangat dan menjadi modal untuk mengimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar.

Harapan kedepan, semoga aktivitas MGMP IPS Se-Kabupaten Bangka Selatan, bisa terprogram secara intensif dan efektif untuk peningkatan kompetensi pendidik dan peserta didik.


Senin, 08 November 2021

Tempat di SMP Negeri 1 Airgegas.

Penulis : Esti Rahayu

(Guru SMP Negeri 2 Pulau Besar)


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senjata Guru Era New Normal

Menyambut Tahun Ajaran Baru Adaftif Covid-19

Dipundak Guru Ada Wajah Masa Depan Anak Bangsa