MENGUAK MISTERI SOAL HOTS BERSAMA NARSUM BAPAK YANTO, MP.d
Menguak Misteri Soal HOTs Bersama Narsum Bapak Yanto, M.Pd
|
|

Ternyata soal-soal yang mengukur ingatan kurang memberi dorongan
kepada peserta didik untuk belajar lebih giat dalam mempersiapkan dirinya
menjadi anggota masyarakat yang kreatif di masa depan. Oleh karena itu, peserta
didik perlu diberi soal-soal yang menuntut proses berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking skill atau HOTS).
Tepatnya, hari selasa, 29 September 2020, kegiatan Bimtek revisi
RPP yang penekanan pada penilaian soal HOTs oleh Narsum kita Bapak Yanto, M.Pd
dari LPMP Kep.Bangka Belitung.
Bismillah… Kegiatan berlangsung, namun saya pribadi agak sedikit
kuwalahan dengan berbagi waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut, karena
Sekolah kami menjadi tempat untuk belajar bersama, mau ngak mau kita harus
memuliakan tamu, jangan sampai kegiatan ini tidak nyaman. Dan aku adalah orang
yang paling tua, dari rekan-rekan guru sekolah kami. Mereka rata-rata guru
pemula, maka harus banyak memberikan kesempatan pada mereka untuk mengasah dan
menambah pengetahuannya terutama dalam Kompetensi Pendagogik. Prinsip kita
adalah harus Hebat semua, Maju bersama.
Semangat teman-teman…..
Namun sesuai tujuan awal
dan permasalahan kami guru disekolah, hari ini harus bisa menuntaskan bersama
dengan Narsum yang kami anggap bisa memberi pencerahan.
Mulailah kami menyimak, dan ternyata kegiatannya mengasikkan.
Ada pemberian materi, dan langsung mengimplimentasikannya. Teman-temanpun
semangat……
Ternyata oh ternyata…….
Dalam menyusun soal yang mengukur proses berpikir tingkat tinggi
disajikan berbagai informasi, biasanya dalam stimulus. Stimulus dapat berupa
teks, gambar, grafik, tabel, dan lain sebagainya yang berisi
informasi-informasi dari kehidupan nyata. Stimulus yang digunakan hendaknya
menarik, artinya mendorong peserta didik untuk membaca. Itu hasil yang kusimak
dari narsum kami.
Soal-soal
HOTs merupakan instrument pengukuran yang digunakan untuk mengukur kemampuan
berpikir tingkat tinggi, yaitu :
- Transfer satu konsep ke konsep lainnya.
- Memproses dan menerapkan informasi
- Mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda-beda.
- Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah.
- Menelaah ide dan informasi secara kritis.
Ada diantara peserta, ada yang beranggapan soal dimunculkan karena
pemahaman anak masih rendah, dan maka soal tersebut memiliki kategori HOTs,
ternyata tidak. Ayo teman terus gali sampai benar-benar paham..
Ternyata…., pada prinsipnya proses berpikir tingkat tinggi
peserta didik itu menunjukkan pemahaman akan informasi dan bernalar, bukan
sekedar mengingat kembali atau recall.
Pokok soal perlu memberi informasi yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan
tersebut dan peserta didik menunjukkan pemahaman terhadap ide dan informasi
dan/atau memanipulasi atau menggunakan informasi tersebut.
Pertanyaan yang sifatnya higher
order thinking tidak selalu harus lebih sulit, misalnya menentukan arti
dari kata yang sangat jarang digunakan belum termasuk HOT. Soal sulit bukan
berarti higher order thinking,
kecuali melibatkan nalar untuk mencari arti kata dari suatu konteks atau
stimulus. Pada prinsipnya higher order
thinking adalah cara berpikir logis atau proses penalaran, Ungkap Narsum
kami.
Adapun karakteristik soal-soal HOTs adalah :
- . Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, menganalisis mereflrksi, memberikan argument (alas an), menerapkan konsep pada situasi berbeda, menyusun, menciptakan.
- Berbasis permasalahan kontekstual menghubungan (relate), menginterpretasikan (interprete) dan mengintegrasikan (integrate).
- Menggunakan bentuk soal beragam seperti
pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (benar/salah atau ya/ tidak), Isian
singkat atau melengkapi, jawaban singkat atau pendek dan uraian.
Itulah sekilas daya serapku tentang kegiatan Bimtek kolaborasi kami. Terima kasih Pak Yanto, M.Pd, jangan bosan bimbing kami. Diakhir kegiatanpun seperti biasa ditutup dengan acara pose bersama. Walaupun lelah, mudah-mudahan apa yang kita dapat dari apa yang disampaikan oleh narsum kita, bisa menguak tabir kegalauan tentang Apa itu soal HOTs? Alhamdulillah sudah tercerahkan, walaupun masih abu-abu. Semoga kita semua tidak berhenti pemahamannya… kita harus bisa mengimplementasikannya, tetap belajar……semangat.
Keinginanku sih ngak muluk-muluk hanya pingin menjadi orang yang
beruntung dunia akhirat berguna bagi masyarakat adalah harapanku, dan selalu beribadah
adalah tujuan hidupku. Aamiin Ya Robalalamin. Semoga di profesi guru inilah ladang
ibadah kita..
Semoga kedepan, kita bisa belajar bersama kembali tentang pengembangan mutu buat seorang pendidik.
Setuju guruku.
BalasHapusTerimakasih sudah mengundang pemateri yg energik dengan materi yg attractive sehingga tanpa terasa waktu bergulir sampai sore hari.
Wah mantap ๐๐๐ bunda esti , tulisan ini menambah ilmu bagi saya yg semula kabur dan cenderung hitam ๐ &sangat menginspirasi, smg kami dpt mengimplementasikan tuk peserta didik.
BalasHapus