6 (Enam) Pilar Penulis Produktif




M.alam ini, pengalaman yang sangat mengesankan buat saya, karena dalam belajar menulis kali ini saya belajar sedang dalam perjalanan, sehingga memerlukan konsentrasi yang lumayan di paksakan. Malam ke delapan buat saya dan Alhamdulillah merupakan resume ke-8. Kembali dalam group yang sudah di atur oleh Om Jay , yang semula dalam group Belajar Menulis Gelombang 11, sekarang masuk gelombang 14 karena resume masih di bawah 10 resume. Sedangkan yang masuk di gelombang 13 , mereka yang sudah membuat resume di atas 10 resume. 

Malam ini, Pematerinya Bapak Doktor Naim, beliau adalah seorang dosen UIN IAIN Tulungagung, beliau telah menulis beberapa buku dan puluhan artikel. Dengan moderator lah Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd atau dikenal dengan Bu Kanjeng. Pukul 19.00 WIB, kelas di buka Omjay dengan mengunci grup agar kelas berjalan dengan lancar. Omjay mempersilahkan moderator memimpin kelas dan Bu Kanjeng memulai diskusi ini. Setelah moderator mempersilahkan narasumber masuk kelas, diskusi pun di mulai. Tema malam ini adalah “ Kunci-Kunci Penting dalam Menulis”.

Awal dari belajar malami ni ada kata yang menjadi cambuk dan motivasi yang luar biasa , buat saya selaku guru, yaitu

 “Guru merupakan kunci terpenting dalam dunia pendidikan. jika guru berkualitas, besar kemungkinan kelas yang diajarkan juga berkualitas. Namun, jika gurunya kurang berkualitas tentu hasil pembelajarannya juga kurang sesuai dengan harapan. Dan salah satu kunci untuk meingkatkan kualitas seorang guru adalah dengan membangun budaya literasi, yakni budaya baca dan menulis.”

Pesan singkat di atas, menjadi cambuk buat saya selaku guru yang selama ini hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja. Sungguh kalimat yang sangat menyentuh hati terdalam saya karna selama ini juga sebagai seorang guru saya masih malas membaca buku dan sesekali menulis didalam buku hanya untuk dibaca sendiri,sungguh egois pemikiran saya, hanya memikirkan kepentingan saya pribadi dan tidak pernah memikirkan kemajuan murid-murid saya. Mungkin ini kesempatan saya untuk melakukan lebih untuk dunia pendidikan yang mana dari sanalah saya mengantungkan hidup.Dan akan berkomitmen membangun dunia literasi dalam lingkungan sekolah.

Akhirnya pemateripun melanjutkan transfer ilmunya. Dengan semangat memaparkan kunci menulis. Kita sebagai guru tentunya harus banyak membaca buku dan menulis untuk meningkatkan kualitas diri. Hal itu membutuhkan kunci. Kunci adalah alat untuk membuka. Kita bisa mendapatkan kunci tapi kunci akan sebatas kunci jika tidak difungsikan dan digunakan dengan tepat. Dengan menggunakan kunci ini, kita bisa produktif dalam menulis. Menurut Dr.Naim, ada 6 (enam) kunci dalam menulis , yaitu :

1.Motivasi menulis

Ada beberapa jenis motivasi antara lain:

  1.        Motivasi karir: Menulis merupakan aktivitas yang berkaitan dengan yang kita lakukan. Semakin mahir menulis, semakin lancar karir yang kita tempuh.
  2.       Motivasi materi: Menulis yang menghasilkan honor. Bagi penulis terkenal, honor memang sangat berlimpah karena beberapa kali dicetak ulang.
  3.        Motivasi politik: Menulis ditujukan untuk mencapai tujuan politik tertentu.
  4.       Motivasi cinta: Menulis karena memang mencintai aktivitas menulis.(Motivasi yang dipilih akan berpengaruh terhadap tulisan atau buku kita).
  5.  

2. Menyakini bahwa " Menulis itu Anugerah"

Banyak yang sebenarnya mampu menulis tetapi tidak mau menulis. Karena itu bisa menulis adalah anugerah yang harus disyukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan terus menulis sepanjang hayat. 

Masih adakah yang mengalami kesulitan menulis?? Apakah Ada yang bergelar S1, S2, atau S3??? Waktu kita S1, kita tidak aneh dengan tugas makalah. Satu semester 10 makalah x 10 halaman=100 halaman. x 8 semester asumsinya ada 1000 halaman ditambah laporan KKN, Magang dan skripsi. S2 nambah 500 halaman. Apalagi S3 gelar doktor harus di atas 2.500 halaman. Padahal pengalaman menulis kita sudah banyak. Masa iya masih bilang menulis itu susah. 

 Menulis itu membuat kita berbeda dengan yang lain. Sesederhana apa pun buku yang kita hasilkan nanti, itu merupakan kontribusi penting. Jangan dengarkan nyinyiran orang yang tidak konstruktif. 

 3.Menulis itu memberikan banyak keajaiban  dalam hidup.

Menulis memang sesuatu yang menjanjikan salah satunya adalah meberikan kejaiban. Mari kita lihat saja keajaiban yang didapatkan oleh pemateri mala mini. Dengan menulis beliau mendapatkan banyak materi, materi di isini merpakan sebah pendapatan, dengan penulis akan dibayar sesuai dengan kesepakatan dari penulis dan penerbit, sering diundang sebagai pembicara dari berbagai forum, memiliki banyak teman, bisa membeli peralatan yang dibutuhkan, tulisan adalah perekam kehidupan yang ajaib 

 4. Tidak mudah menyerah

Untuk menjadi penulis harus memiliki semangat yang terus menyala. Seperti kata beliau : “Saat mengikuti kegiatan menulis semangatnya menggebu-gebu, namun jika kembali pada kesehariannya semangat itu perlahan-lahan memudar dan menghilang.”

Jadi, kita pun harus mengatur jadwal untuk tetap semangat dalam menulis. Misalnya sisakan 5 menit dalam satu hari untuk menghasilkan 1 lembar tulisan, dari pada dapat menulis 10 lembar sehari tapi tidak menulis setiap hari.

Banyak orang yang mau menulis tapi semangatnya naik turun. Seperti saya,menulis memang perlu dipaksa dan dijaga . Intinya kita harus punya tekad yang kuat dalam menulis.

 5.Berjejaring

Dengan mengikuti kelas Omjay ini adalah langkah awal kita jadi penulis buku. Maka bersemangatlah teman-teman.

 6.Menulis sebanyak-banyaknya.  

Menulis setiap hari tanpa henti. Lakukanlah dengan konsisten maka Anda akan melihat hasilnya.

 

Demikian 6 Kunci yang dipaparkan dengan apik oleh Dr.Ngainun Naim  dalam pembelajaran online kali ini ,Jum'at 3 Juli 2020 sangat menyadarkan saya betapa menjadi seorang penulis itu butuh semangat lebih dan tidak pantang menyerah dalam menghasilkan tulisan-tulisan yang bernilai,dan semoga saya bisa seperti itu. Amin

Kunci-kunci itu adalah alat untuk tetap produktif dalam menulis, selanjutnya kembali pada diri kita yang mana yang akan kita gunakan untuk terus produktif dalam menulis.

Malam ini benar-benar malam yang luar biasa, semoga bias menginspirasi kami untuk bisa menerbitkan buku seperti Omjay, Dr.Naim dan nara sumber lainnya yang produktif dalam menulis buku. Ternyata kesuksesan adalah milik orang yang mau dan mampu. Semoga kita ada di dalammya. Aamiin YRA

 

 

#salamliterasi

#tetapsmgtberkarya

 

Bangka Belitung, 04 Juli 2020

Esti Rahayu (Guru SMP 2 Pulau Besar)

Resume ke-8

Komentar

  1. Semoga kita bisa menjadi penulis dengan berbekal enam kunci tersebut.

    Salam literasi Bu... Nama kita hampir sama y🤭

    BalasHapus
  2. Mantap Bu, sy baru belajar menyimak, moga secepatnya dpt mengikuti jejak temen2 hebat di sini

    BalasHapus
  3. keren resumenya bun...
    salam kenal ...salam litersi ..
    main ke blogku ya...ssbdok8.blogspot.com

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senjata Guru Era New Normal

Menyambut Tahun Ajaran Baru Adaftif Covid-19

Dipundak Guru Ada Wajah Masa Depan Anak Bangsa